
SIDOARJO, headlineindonesia.net – Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H.R. Muhammad Syafi’i, SH., M.Hum., ke Pondok Pesantren Darul Ulum, Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (4/9/2026).pukul 14.00 WIB
Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap keberadaan dan perkembangan lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren yang selama ini memiliki peran penting dalam membangun pendidikan serta pembinaan generasi muda.

Dalam kunjungannya, Wamenag RI didampingi Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo. Rombongan disambut langsung oleh pimpinan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Bu Nyai Hj. Umi Muslicah, beserta keluarga besar pesantren.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak banyak agenda yang disampaikan secara formal. Kunjungan lebih dikedepankan sebagai ajang silaturahmi dan melihat secara langsung keberadaan serta aktivitas Pondok Pesantren Darul Ulum.
Meski berlangsung sederhana, kunjungan tersebut membawa kabar menggembirakan bagi keluarga besar pesantren. Pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp100 juta yang diperuntukkan bagi pengembangan Pondok Pesantren Darul Ulum.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan dukungan bagi pesantren dalam meningkatkan sarana maupun kebutuhan pengembangan lembaga, sehingga keberadaan Pondok Pesantren Darul Ulum semakin mampu memberikan manfaat bagi para santri dan masyarakat sekitar.
Bu Nyai Hj. Umi Muslicah menyambut baik perhatian pemerintah tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap perjuangan pondok pesantren dalam menjalankan pendidikan dan pembinaan para santri.
Kunjungan Wamenag RI ini sekaligus memperlihatkan bahwa pesantren tetap menjadi bagian penting dalam ekosistem pendidikan nasional. Silaturahmi antara pemerintah dan pesantren diharapkan dapat terus terjalin, sehingga berbagai kebutuhan dan aspirasi lembaga pendidikan keagamaan dapat semakin mendapatkan perhatian.
Bagi keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum Tlasih, kehadiran langsung Wamenag RI bersama jajaran Kementerian Agama menjadi sebuah kehormatan tersendiri. Terlebih, kunjungan tersebut disertai dukungan nyata berupa bantuan Rp100 juta untuk pengembangan pesantren.
Momentum Jumat (4/9/2026) itu pun menjadi catatan tersendiri bagi Pondok Pesantren Darul Ulum Tlasih: silaturahmi terjalin, perhatian pemerintah hadir, dan ikhtiar pengembangan pesantren mendapatkan energi baru.
(Wyna)