Percantik Flyover Candi, Wabup Mimik Idayana Apresiasi Swadaya WargaRealisasikan Penanganan Banjir Sumokali-Tenggulunan Tahun 2027

Sidoarjo, headlineindonesia.net – Gotong royong warga Desa Sumokali dan Desa Tenggulunan,
Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, untuk mempercantik Flyover Candi mendapat apresiasi Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana SAP. Flyover yang membentang antara Desa Sumokali hingga Tenggulunan itu dulunya terlihat kusam dan kumuh.
Sekarang cantik dan bersih.
Wabup Mimik Idayana mengatakan, pengecatan flyover tersebut telah dilakukan oleh warga untuk kali ketiga. Kegiatan itu menunjukkan kepedulian warga terhadap
lingkungan sekitar. Masyarakat terlibat secara swadaya untuk mengerahkan tenaga dan memperoleh dukungan cat dari salah satu sponsor.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian warga,” ucapnya saat meninjau langsung kegiatan pengecatan Flyover Candi pada Sabtu malam (3/10/2026).

Pengecatan dilakukan secara bertahap. Mulai dari bagian atas flyover hingga bagian bawah. Penataan kawasan tersebut tidak akan berhenti sebatas pengecatan, tetapi juga akan dilanjutkan dengan penghijauan serta penyediaan ruang bagi pelaku UMKM.

Selain meninjau kegiatan pengecatan, Wabup Mimik Idayana yang didampingi Camat Candi Yuni Rismawati dan anggota DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto juga mengecek kondisi gorong-gorong dan saluranair di wilayah Sumokali sampai Tenggulunan. Terjadi penyempitan parah di saluran drainase tersebut.
“Kita tadi juga meninjau gorong-gorong dan ditemukan adanya crossing yang terletak
di bawah drainase. Ada juga material yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir dengan lancar,” katanya.

Menurut Wabup Mimik Idayana, kondisi saluran yang tidak lancar tersebut menjadi salah satu penyebab genangan hingga banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Tadi juga kita cek bersama. Ada saluran yang mampet di sana. Ini yang menyebabkan banjir di daerah sini,” tegasnya. Untuk penanganan persoalan banjir tersebut, Wabup Mimik Idayana menyampaikan
bahwa telah tersedia anggaran perbaikan. Penanganan drainase dan saluran air di wilayah Tenggulunan-Sumokali tersebut direncanakan direalisasikan pada 2027.
“Sudah dianggarkan dan akan terealisasi pada tahun 2027,” tutupnya.

(Wyna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *