Sukses Gelar Pengajian Akbar “Nada Dan Dakwah”, DPC FORSA Sidoarjo Gaungkan Syiar Kebangsaan Dan Pesan Moral Kebajikan

SIDOARJO – Headlineindonesia.net

Dewan Pimpinan Cabang Fans of Rhoma and Soneta (DPC FORSA) Kabupaten Sidoarjo sukses menggelar Pengajian Akbar “Nada Dan Dakwah” di Hotel Aston Sidoarjo. Acara yang memadukan seni musik bernuansa religi dengan dakwah Islam ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, serta dihadiri ratusan jemaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, seniman, dan jajaran pengurus FORSA Jawa Timur.

Mengusung semangat “Nada Dan Dakwah” yang diwariskan Raja Dangdut H. Rhoma Irama, kegiatan ini menjadi media syiar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan kepedulian sosial melalui pendekatan seni yang menyejukkan.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 18.00 WIB dengan persiapan teknis dan penampilan pra-acara yang dimeriahkan grup musik Denizza FORSA pimpinan Eizz Denizza. Suasana semakin semarak dengan penampilan para artis senior Kota Delta Sidoarjo, di antaranya Titin Kharisma, Rini, Ocha, dan Eizz, yang membawakan lagu-lagu bernuansa religi dan penuh pesan moral

Memasuki acara inti, kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan lantunan Sholawat Badar FORSA yang menggugah kekhusyukan seluruh jemaah. Sambutan kemudian disampaikan Ketua Panitia,

HM. Yusak, MT atau yang akrab disapa Kyai Pasrah Mengajak seluruh hadirin menjadikan pengajian sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Suasana semakin menyentuh ketika Ustaz Dayat memimpin sesi Refleksi Batin (Muhasabah). Dengan penyampaian yang penuh penghayatan, para jemaah diajak melakukan introspeksi diri, memohon ampun kepada Allah SWT, serta memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik. Momen tersebut menghadirkan suasana haru dan keheningan yang begitu mendalam.

Usai ishoma dan Ramah Tamah, acara dilanjutkan pukul 21.00 WIB dengan penuh semangat kebangsaan. Seluruhnya jamaah bersama-sama berdiri menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars FORSA, sebagai simbol bahwa kecintaan kepada agama berjalan seiring dengan kecintaan kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, mantan artis nasional sekaligus penggerak kegiatan, Titin Kharisma, menegaskan bahwa FORSA hadir sebagai gerakan sosial, budaya, dan dakwah yang membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan malam ini merupakan bukti nyata komitmen DPC FORSA Sidoarjo dalam. membumikan konsep Nada dan Dakwah yang diwariskan Haji Rhoma Irama. FORSA bukan sekadar komunitas pecinta musik, tetapi menjadi gerakan kultural yang membawa misi membangun akhlak, memperkuat persatuan bangsa, serta meningkatkan kepedulian sosial. Kami ingin seni menjadi media dakwah yang menyejukkan sekaligus membangun karakter masyarakat,” ungkap Titin Kharisma.

Ketua sekaligus juga Bendahara DPC FORSA Sidoarjo, Hj. ukriyah, pengajian Akbar ini memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan membimbing generasi muda menghadapi tantangan zaman.
“Kolaborasi antara nada yang indah dan dakwah yang sejuk merupakan cara yang efektif dalam menyampaikan syiar Islam. Melalui pendekatan seni, pesan-pesan moral dapat diterima dengan lebih mudah sehingga mampu memperkuat keimanan, menumbuhkan persaudaraan, dan menciptakan kedamaian di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPW FORSA Surabaya H Rifai dalam sambutan resminya menyampaikan rasa syukur mendalam atas terselenggaranya acara ini sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen ormas dalam mengawal moral bangsa.ujarnya.

Puncak acara diisi dengan mauidzah hasanah yang disampaikan ulama kharismatik KH. Kerap Sakti Abdul Muntholib (Kerah Sakti) dengan tema “Seniman Lebih Baik Bukan Maling”. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran, menjauhi sifat munafik, dan membangun integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Di zaman sekarang kita harus berhati-hati terhadap penyakit hati berupa kemunafikan. Jangan mudah menuduh orang lain, sementara diri sendiri belum mampu memperbaiki kekurangan. Mari membersihkan hati, mengedepankan tabayyun, menjaga kejujuran, dan menyelaraskan antara ucapan dengan perbuatan. Itulah akhlak yang akan mengangkat derajat manusia di hadapan Allah SWT,” pesan beliau.

Pengajian Akbar ini ditutup dengan santunan anak yatim dengan Doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan Kabupaten Sidoarjo, serta kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.

Melalui terselenggaranya kegiatan ini, DPC FORSA Sidoarjo kembali menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi yang tidak hanya melestarikan karya dan perjuangan H. Rhoma Irama, tetapi juga aktif menjadi mitra masyarakat dalam menyebarkan syiar Islam, memperkokoh semangat nasionalisme, serta menghadirkan pesan-pesan moral yang relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

(Wyna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *