
SIDOARJO, headlineindonesia.net – Suasana berbeda terasa di Desa Balongtani, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (24/9/2026). Pemerintah desa bersama masyarakat menggelar rangkaian ruwat desa yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan penuh khidmat, kebersamaan dan nuansa religius.
Rangkaian kegiatan ruwat desa dikemas dalam tiga agenda utama. Pagi hari, kegiatan diawali dengan khotmil Qur’an yang diikuti masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memanjatkan doa serta rasa syukur atas segala nikmat dan keberkahan yang telah diberikan kepada masyarakat Desa Balongtani.
Memasuki siang hari, suasana kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan tumpengan. Warga berkumpul dan menikmati hidangan bersama sebagai simbol rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Sementara malam harinya, rangkaian ruwat desa ditutup dengan pengajian bersama Hj. Kharisma. Masyarakat tampak antusias mengikuti pengajian hingga kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Jabon Abdul Rokhim, SH, perwakilan Kapolsek Jabon, perwakilan Danramil Jabon, tokoh masyarakat, serta warga Desa Balongtani.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Balongtani yang mewakili Kepala Desa Balongtani, menyampaikan bahwa kegiatan ruwat desa diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus mempererat kerukunan masyarakat.
“Semoga dengan adanya ruwat desa ini, seluruh warga diberikan rezeki yang melimpah, selalu guyub dan rukun. Semoga semua rangkaian acara berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.
Menurutnya, ruwat desa bukan sekadar kegiatan tahunan, namun juga menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan masyarakat. Kebersamaan warga yang terlihat sejak pagi hingga malam menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat Desa Balongtani.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung dalam suasana aman dan penuh kekeluargaan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat. Warga pun berharap Desa Balongtani ke depan semakin maju, tenteram, guyub dan senantiasa mendapat keberkahan.
Pagi mengaji, siang berbagi dalam tumpengan, malam memperdalam ilmu agama—semuanya menjadi satu dalam semangat ruwat desa dan kebersamaan warga Balongtani.