
SIDOARJO, headlineindonesia.net – Salam Medeka ,Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Gedangan dengan acara yang memadukan silaturahmi, kepedulian sosial, pemberdayaan UMKM, serta pelestarian budaya Jawa.
Acara yang digelar Sabtu (15/8/2026) tersebut berlangsung sejak pukul 15.00 WIB hingga selesai dan diikuti jajaran pengurus DPC serta sekitar 15 Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) se-Kecamatan Gedangan yang telah terbentuk. Mereka terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara masing-masing ranting.
Rangkaian Acara dikemas meriah dengan santunan anak yatim dan piatu, hiburan rakyat berupa pagelaran kesenian Reog dan organ tunggal, sekaligus menghadirkan pelaku usaha kecil untuk menyajikan kuliner khas Sidoarjo.
Ketua DPC PSI Gedangan, Titin Kharisma(Mantan Artis Nasional) mengatakan acara sengaja dikemas tidak hanya sebagai agenda internal partai, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan berbagi bersama masyarakat.
“Bagi kami,acara ini tidak sekadar seremonial. Kami ingin pengurus, kader dan masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, berbagi, sekaligus menikmati hiburan rakyat dalam suasana menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Titin.
Dalam kesempatan ini Titin bersama jajaran pengurus DPC PSI Gedangan juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu. Menurutnya, momentum kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kepedulian. Mudah-mudahan santunan ini bisa memberikan kebahagiaan dan menjadi bentuk kepedulian kami kepada anak-anak yatim dan piatu,” tuturnya.
Selain kegiatan sosial, DPC PSI Gedangan juga memberikan surat tugas kepada sekitar 15 pengurus DPRt yang telah terbentuk. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus mempererat komunikasi antarpengurus di tingkat kecamatan dan ranting.
“Sekitar 15 DPRt yang sudah terbentuk hadir. Hari ini kami sekaligus menyerahkan surat tugas kepada ketua, sekretaris dan bendahara masing-masing sebagai bagian dari penguatan struktur partai di tingkat ranting,” jelas Titin.
Yang menarik, acara hari ini juga menghadirkan kesenian Reog sebagai hiburan sekaligus upaya melestarikan budaya tradisional Jawa.
Titin menilai kesenian tradisional tidak boleh hanya menjadi tontonan sesekali, tetapi harus terus diperkenalkan kepada generasi muda. Menurutnya, Reog memiliki nilai seni, sejarah, filosofi dan semangat kebersamaan yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
“Budaya adalah bagian dari jati diri bangsa. Karena itu, momentum HUT RI ke-81 ini kami ingin isi dengan kegiatan yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus mengajak masyarakat mencintai dan melestarikan budaya Jawa,” kata Titin.
“Kita ingin anak-anak muda tidak hanya mengenal budaya dari cerita, tetapi bisa melihat dan menikmati kesenian tradisional secara langsung. Kalau bukan kita yang melestarikan, siapa lagi,” sambungnya.
Pagelaran Reog ini juga menjadi hiburan yang dinantikan masyarakat. Suasana semakin semarak dengan penampilan organ tunggal yang membuat kegiatan berlangsung meriah hingga malam hari.
Kepedulian DPC PSI Gedangan juga diwujudkan dengan melibatkan pelaku usaha kecil. Titin secara khusus menghadirkan dua pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan secara keliling untuk menyediakan kuliner khas Sidoarjo, yakni lontong Kupang Dan Gado-gado.dan Bakso
Menurut Titin, keberadaan UMKM dan PKL harus mendapat ruang dalam berbagai kegiatan masyarakat.
“Kami juga sengaja melibatkan pedagang kecil. Ada lontong kupang dan gado-gado. Harapannya kegiatan seperti ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat kecil,” ungkapnya.
Acara ini turut dihadiri Wakil Sekretaris II DPD PSI Sidoarjo, Aden Setio, yang mewakili jajaran DPD PSI Sidoarjo. Hadir pula Biro Sosial DPD PSI Sidoarjo, Agus Rudianto, serta Ketua Bidang Humas DPD PSI Sidoarjo, Fauzan.
Aden memberikan apresiasi terhadap konsep kegiatan yang dinilainya mampu memadukan silaturahmi organisasi dengan kegiatan sosial, hiburan rakyat, kebudayaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Acara ini luar biasa karena ada beberapa kegiatan sosial, salah satunya santunan kepada anak yatim. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Titin Kharisma,” ujar Aden.
Menurutnya, kehadiran kesenian Reog juga menjadi nilai positif karena menunjukkan bahwa kegiatan organisasi tidak melupakan akar budaya masyarakat.
“Ada hiburan Reog yang luar biasa. Kegiatan ini masih mengusung unsur kebudayaan yang tidak dilupakan. Jadi tidak hanya kegiatan seremonial politik, tetapi juga ada hiburan untuk masyarakat dalam menyambut HUT Republik Indonesia ke-81,” katanya.
Sebelum rangkaian acara malam hari, kegiatan juga diisi dengan ta’aruf dan silaturahmi sesama pengurus PSI se-Kecamatan Gedangan yang berlangsung di kediaman Titin Kharisma.
Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan jajaran pengurus, memperkuat komunikasi serta membangun kebersamaan di antara pengurus DPC dan DPRt.
Titin berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari semakin solidnya struktur organisasi PSI Gedangan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Yang paling utama adalah kebersamaan. Kita bersatu, bergotong royong, menjaga persaudaraan dan bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,” tegasnya.
Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Gedangan.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan persatuan, kebersamaan dan karya. Mari kita jaga budaya Jawa sebagai kekayaan bangsa, memperkuat kepedulian sosial, serta terus menanamkan semangat gotong royong kepada generasi penerus,” pungkas Titin.
(Wyna)